Tampilkan postingan dengan label penyakit pada tanaman jahe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit pada tanaman jahe. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 September 2013

PENGENALAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT LAYU BAKTERI (Ralstonia solanacearum)

2.1. Penyakit Layu Bakteri
Penyakit layu bakteri sering diketemukan pada pertanaman jahe terutama di daerah tropis dan sub tropis yang beriklim lembab. Di Indonesia serangan penyakit tersebut dapat menyebabkan kehilangan hasil rimpang jahe sampai 90%. Oleh karena itu penyakit layu bakteri merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tanaman jahe.
2.2. Gejala
Pada umumnya gejala penyakit mulai muncul pada saat tanaman berumur 3 atau 4 bulan. Gejala penyakit diawali dengan terjadinya daun-daun yang menguning dan menggulung. Gejala menguning pada daun tersebut pada umumnya dimulai dari bagian tepi dan berkembang keseluruh helaian daun (Gambar 1A). Selanjutnya seluruh bagian daun menjadi kuning, layu, kering, dan tanaman menjadi mati. Pada bagian pangkal batang yang sakit terlihat gejala busuk kebasahan ”water soaked”. Pada batang yang sakit sering terlihat adanya garis-garis membujur yang berwarna hitam atau abu-abu yang merupakan jaringan yang rusak. Tanaman yang sakit batangnya akan mudah dicabut dan dilepas dari bagian rimpangnya. Apabila batang ditekan, dari penampang melintangnya akan terlihat adanya eksudat bakteri yang keluar yang berwarna putih susu yang baunya khas sangat menyengat.